Halaman

Tampilkan postingan dengan label capeeeek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label capeeeek. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Januari 2013

After All of Those

Huwoooooooowwww!!
Apa kabar blogku sayaaaang?
Wooow it's such a shame ya baru update blog lagi sekarang setelah terakhir kalinya saya upload adalah.... pas semester 2?
Wihiii kecian amat ini blog... Ibaratnya kalo blog ini kucing pasti dia udah mati kurus karena gak diurus.. Hiks hiks...

Anyway, saya punya beberapa alasan tersendiri kenapa saya lama gak mengupdate blog kece ini.
Alasannya tak lain dan tak bukan, straight to the vital point... MALES.
Lamaaaaaaaa banget saya nganggurin blog ini. Sampai kucing saya si Alay udah hamil, melahirkan, punya anak, anaknya mati satu, dianya mati, terus sekarang anaknya mati satu lagi dan tinggal nyisa dua. It was a long time to spent ya....

So, setelah semester dua yang cukup shocking dan mengakibatkan saya sampe ngegubah lagu Price Tag dengan semena-mena menjadi Prak Tag (a.k.a. Praktek), akhirnya saya melewati semester tersebut dengan yaah.. mayan lah yaaaaa........
Saya sempet sakit di akhir semester. Setelah melewati 2 hari penuh kebegadangan akibat belum ngegambar buat matkul zooin, saya demam berat di malam hari setelah ujian praktikumnya. Padahal saya masih ada tugas buku praktikum antum yang harus digarap. Tapi si sakit ternyata lebih dominan dan posesif. Akhirnya saya terkapar selama beberapa hari dan gak ke kampus, untungnya saat itu belum pekan ujian beneran.
That was a dramatic experience in my 2nd semester, indeed....

Daaaaaan, ketika semester tiga menerjang, i was shocked. Semester dua itu gak ada apa-apanya dibanding semester tiga. Enelan deh.

Semester yang emang udah diwanti-wanti sama para kakak tingkat ini adalah.... yah, you can say.... A Beginning Gate of The Real College Life in The Future Time Before You Get Graduated.

Ini adalah semester 'berat' pertama yang akan kami, anak-anak pendidikan, alami.
Ini adalah semester neraka tingkat awal yang akan kami rasakan.
And how was the taste of this semester?

IT REALLY IS AS HOT AS HELL...........

............

............

............

Yah, gak gitu juga sih. Lebay aja biar seru.

Well, ini emang semester yang berat. Cukup berat sih bisa dibilang. Why is it?
Oke, ini beberapa penjelasan mengapa semester ini menjadi semester yang 'spesial'...

1. Ada dua mata kuliah yang mengadakan kuliah lapangan
As you know, mahasiswa biologi pastinya harus belajar ke lapangan untuk melihat langsung teori yang dipelajari. Dan semester ini, ada dua matkul yang mengharuskan kita semua pergi kuliah lapangan (atau yang kece disebut kulap). Kulap Bophan hanya ngabisin waktu 1 hari dan langsung berupa kulap besar. Kalau yang Bocryp, ngabisin waktu 4 hari dan dibagi menjadi 1 hari kulap kecil yang berupa hikking ke gunung dan 3 hari kulap besar yang mengambil lokasi di pantai.
Dua kuliah lapangan yang cukup besar di atas sangat menguras tenaga, pikiran, emosi dan tentu saja... UANG!

2. Tugas membludak
Saya ngontrak 20 sks semester ini. Kalau yang namanya tugas gak usah ditanya. Dari dua matkul di atas aja (duo botani) saya udah dapet lebih dari 20 laporan praktikum selama 1 semester. Belum lagi laporan kuliah lapangan (1 kulap kecil, 2 kulap besar, 1 laporan individu). Terus ada juga buku gambar dan presentasi. Belum lagi DUA BUAH BUKU PERIKEHIDUPAN yang harus saya buat.... *susut air mata*. Ditambah tugas akhir berupa herbarium dan bioplastik dan berbagai embel-embel seperti album foto genus dan tugas lainnya. Ini masih belum ditambah tugas dari matkul lain such as RPP dan laporan observasi dari mata kuliah Belajar dan Pembelajaran Biologi, presentasi matkul Kurikulum dan Pembelajaran, observasi + presentasi hasil observasi matkul Pengelolaan Pendidikan, makalah dan 2 presentasi matkul Embriologi Tumbuhan, buku gambar + laporan praktikum gambar + topografi matkul Struktur Hewan, presentasi + laporan buku matkul PKn dan tugas harian lainnya dari matkul-matkul ini....
WOW............ *habis kata-kata*

3. Kaderisasi
Taun ini saya mulai masuk tingkat kedua, meaning saya dan anak 2011 bakal mulai jadi senior yang mempersiapkan kaderisasi maru 2012. Ini berarti kesibukan baru. Yah, tapi sayangnya saya gak maksimal di acara ini. I really am lost my responsibility here. So sorry for this actually ;___;

4. BEM atau KK
Tingkat 2 artinya mulai masuk himpunan. 'Untungnya' saya gak masuk himpunan. Jadi, kesibukan saya ter-reduce 1. Tapi saya ikut KSI (Kelompok Studi Ilmiah) dan jadi biro Med-In alias Media Informasi. Tugas saya lebih ke publikasi dan dokumentasi sih, jadi actually I didn't spent too many time here.

5. Masalah pribadi
Everybody has at least one problem of their own life. It would be shocking if they didn't. So.. yaaa.... It's a normal things...... TAPI KENAPA MASALAH GUE KAYAKNYA BANYAK BANGET YA SEMESTER INI *nangis gerung*

Yah... begitulah kira-kira segelintir kehemmmmmehan dari semester 3.
I've done this semester, tadi siang saya baru aja nyelesain UAS terakhir...
So.......... Keep praying for the best score i could get this semester... Semoga yang terbaik dan terbaik, aamiin ya Allah :)

Well, tomorrow if i have time (atau niat) mungkin saya bakal nulis2 lagi di sini tentang semester 4 dan matkul2 yang akan saya ambil. But now, i really want to enjoy my free time, after spent so may nights without healthy sleeping and days without normal-life-routines... So, i want to really enjooooooooooooooy the rest of this relaxing time XD

See you next time, fellas~ <3

Selasa, 29 November 2011

Mendadak Capeeeek (nah loh)

Hai, haiiiiii!
Mau curhat aaaaaaaahhh hahaha
Btw, lagi di upi.net nih, nungguin kuliah matdas jam 1. Harusnya sih ikut pelatihan Bioplastik, tapi entah kenapa males banget -_- Well, maybe next time, gatau kenapa lagi ingin santai sejenak... (halah)

Anyway, sekarang udah masuk minggu ke-13 perkuliahan. Well, sampai saat ini banyak banget to-do-list yang belum kecapai. Pertama ada acara BFUB yang kayanya masih jauh dari target. Acaranya masih Februari sih, cuma kok... saya jadi takut sendiri sesuatu akan terjadi -_-
Terus ada Forest for Us, acaranya DPK. Saya dikasih tanggung jawab untuk jadi PJ rampak sekar kelas, belum lagi paduan suara B-Choir yang juga ngisi acara di sana, dan tantangan saya untuk duet sama temen yang jago main piano. What a busy day, isn't it? Dan ada juga Wisuda gelombang 3 yang bikin B-Choir harus latihan dengan lebih giat lagi. Sampai saat ini saya harus rela pergi jam 6 dan pulang jam 6 lagi (bahkan kadang lebih) setiap hari Selasa karena ada kuliah pagi dan latihan B-Choir jam setengah empatnya -_-

Capek gak? Capek sih, cuma bukan itu yang bikin saya jadi uring-uringan belakangan ini. Mendadak males aja ngapa-ngapain. Dan galau sama kuliah yang materinya bikin nyesek. Mikirin IP semester satu bakal gimana, dan helooo apa kabar dengan perkuliahan yang bakal selesai kurang dari 1 bulan lagi ini? Gimana dengan UAS yang menanti? Apa kabar panwil, yang sampai sekarang untuk wilayah Bandung belum bagiin surat sama sekali...

Ya Allah, tolong tolong tolong.... Buat saya kuat ya Allah... Bantuin ain ya Allah.... #mataberkacakaca

Duh jadi geje kan...
Ya udah deh, doain aja saya bisa melewati semuanya dengan baik, semoga saya gak keteteran dalam menjalani kewajiban. Semoga semoga semogaaaaaaaa yang baik-baik deh buat saya...
Dan semoga saya bisa bikin FF lagi :( Udah kangen sama dunia FF, tapi entah kenapa saya jadi mandet ide, susah luangin waktu buat nulis... Huhuhu...
Semoga yang terakhir, semoga saya bisa manage waktu dengan lebih baik lagi! Aamiin....

Minggu, 16 Oktober 2011

Anak Biologi 'Menye-menye'? Gak lah ya... ;D

Salah besar kalau ada yang bilang mahasiswa jurusan Biologi dan Pendidikan Biologi (yang notabene bakal jadi guru) adalah mahasiswa yang belajarnya gampang dan gak ribet (at least, gak seribet anak MIPA lainnya)!
Sebelum saya masuk Pend. Biologi, saya juga sempet mikir, "Ah, anak Biologi, ngapain sih belajarnya? Paling-paling hapalan, ngitung-ngitung mana ada... Gak ribet, deh, pokoknya..."
Dan pas saya udah masuk kuliah....
JENGJENG!!!
Kenyataannya berbalik 180 derajat, deh!

Ternyata kuliah anak Biologi itu jauh dari kata 'menye-menye'. Alias cuma duduk, ngapalin, dst... Buat jadi anak Biologi dibutuhkan fisik yang sangat kuat dan mental yang gak cengeng.

Emangnya anak Biologi ngapain aja, sih? Paling cuma ngapalin klasifikasi hewan dan tumbuhan, kan? Tipe-tipe kuliah di sinetron gitu deh...
Ha-ha!
This is a real life! Iya, kalau kita gak mau repot (dan kalau bisa) mungkin kerjaan kita cuma ngapalin nama species kaya anak cowok di iklan obat apa tuh yang anti lupa (hehe), tapi di perkuliahannya, ngapalin nama species ya gak gitu aja... Kita belajar dari klasifikasi kingdom-species, dan kuliah lapangan secara nyata untuk liat species-species yang kita pelajari.

Anak Biologi di kampus saya, yang cowok sedikiiiiiiiit banget! Bahkan di kelas cuma ada 2 ekor! Pikiran orang luar... "Anak Biologi yang cowok tuh kayanya melambai deh, gaulnya ama cewek gitu... Anak mami!"

Haduuh mana ada... Yang ada kami para cewek yang 'melelaki' karena kegiatan kita juga yang gak sembarangan. Kemampuan untuk bertahan di alam bebas ketika kami melakukan kuliah lapangan itu SANGAT DIPERLUKAN!

Kemarin saya dan temen2 sejurusan ikut kegiatan orientasi kuliah lapangan (Oricula Biologinensis). Kegiatan yang saya kira cuma akan diisi dengan kegiatan seneng-seneng layaknya camping anak pramuka itu ternyata GAK SERINGAN ITU!!

Pertama, kami disuruh bawa ransel ukuran minimal 60 liter. Hadeuh, kalau saya duduk aja tinggi ransel itu lebih tinggi daripada kepala saya. Pas dipake juga bagian atasnya ngintip dari ubun-ubun.

Kedua, kami dijejalin sama barang-barang ini-itu untuk dibawa yang bikin ranselnya SANGAT PENUH! Pada akhirnya, kami bawa ransel 60 liter di punggung, dan daypack di bagian depan. Yup! Cukup satu kata, BERAT!

Ketiga, kami sampai di Pangalengan (lokasi) jam 9 malem dan setelah solat, kami semua langsung disuruh melakukan trek malam untuk sampe ke lokasi camping! Can you imagine that (kalimat favorit)? Di tengah-tengah hujan lebat dengan bawaan sebanyak ibu-ibu abis ngeborong Pasar Baru, saya dan temen2 jalan, menyusuri trek yang kadang naik-kadang turun, kadang kita jalan di tengah-tengah kebun teh, kadang juga masuk hutan dengan trek yang aduhai banget. Gak lupa dengan teriakan membahana dari para Komisi Disiplin "MARU LELET! 2011 LELET!! MAU TIDUR JAM BERAPA KALIAN?!" Mana bawaan berat dan yang paling parah adalah trouble dengan sepatu saya. Lepas di tengah jalan! Beberapa puluh meter saya jalan di medan yang gak mulus itu hanya berlapiskan kaus kaki.

Keempat, kami melakukan trek malam lebih dari 3 jam (masih perlu dicatat, ini semua dilakukan di saat HUJAN LEBAT) dan ketika sampai di lokasi camping, kami hanya dikasih waktu 5 menit untuk istirahat dan kemudian harus bikin tenda secepatnya. Dalam keadaan kedinginan, capek, ngantuk dan kelaperan, saya dan anggota-anggota lainnya mencoba bikin tenda, dengan tensi yang udah naek ke ubun-ubun, kadang-kadang yang keluar dari mulut kami adalah teriakan kesal satu sama lain. Saat tenda sudah selesai (dibantu pula, sama P.O. Oricula, Kang Adit. Makasih kang :D), kami dimarah-marahin sama Komdis. Iya, gara-gara bikin tenda setengah jam lebih. Setelah itu, sebelum tidur, kami dikasih kado dulu, push-up. Gatau berapa seri. Lupa, saya udah keburu mati rasa.

Kelima, kami hanya tidur kurang dari 3 jam (itu pun yang bisa tidur) dan langsung dibangunin untuk sholat tahajud disambung subuh. Ngantuknya gak ada dua! Setelah matahari terbit, kami langsung senam, sarapan dan siap-siap untuk Outbond. Outbond? Main flying-fox? HAHA, ya gaklah! Outbond di sini itu kami berjalan ngitarin gunung, naik-turun bukit, dateng ke setiap pos untuk dapet materi, sambil gak lupa ngambilin spesimen di tengah jalan-jalan kami. Kelompok pertama mulai start dari jam 9-an, dan kelompok terakhir (kelompok 8) baru sampai di lokasi camping lagi jam setengah 8 malem. Kami semua tiba dalam keadaan basah. Selain karena sempet hujan beberapa saat (sebelum dzuhur, ketika dzuhur dan sekitar jam 3an sampai jam 5an terus hujan) kami yang pake ponco tetep aja kebasahan. Dan di pos terakhir, pos Biocita, kami disuruh masuk ke sungai, menenggelamkan tubuh sampai ke perut, siram kepala pake topi lapangan yang diisi air dan benamin muka ke dalem air. Fi-uh...

Sebenernya apa hubungannya kegiatan orientasi kulap itu sama kuliahnya anak Biologi yang katanya gak 'menye-menye' itu?
Sebagai maru, yang saya tangkep adalah, oricula itu sangat menggambarkan keadaan ketika kami kuliah lapangan nantinya!

Pertama, ransel 60 liter itu, nantinya akan menjadi a must have item buat kami. Itu ukuran minimal lho! Yang cowok malah diharapkan punya yang berukuran lebih besar karena nantinya merekalah yang akan membawakan benda2 berat seperti tenda ketika kulap.
Kami juga gak lantas disuruh bawa ransel 60 liter tanpa ada pengarahan sebelumnya. Sebelum oricula ini dilaksanakan, kami dikasih pengarahan dari kakak tingkat Biocita (Biologi Pecinta Alam) tentang cara-cara dasar dalam packing. Saya pernah nulis tentang hal ini di tumblr saya.
Daaan cara-cara packing yang bener itu memang SANGAT berperan penting dalam keselamatan benda-benda di ransel kita. Percaya deh, saya ngerasain merananya pake celana PDL basah semalaman karena air merembes masuk ke ransel saya (yang jatuh terguling) dan membasahi semua pakaian saya. Percaya gak, itu ransel padahal udah dikasih lapisan trash bag dan bajunya pun udah saya masukkin kresek, ranselnya pun ada di dalam tenda! Tapi teuteup aja itu ransel dan isi-isinya basah -_-
Satu lagi, packing itu akan menentukan nyaman-tidaknya tubuh kita dalam membawa beban sebanyak itu. Medan trekking gak cuma datar lho, ada juga naik-turun dan bahkan kemarin saya sempet jalan merapat ke kanan karena satu meter di sebelah kiri saya itu adalah jurang! Sebagaimana kata kang Badru selaku Komdis, "Packing yang bener! Kalian sekarang di alam! Salah sedikit bisa fatal akibatnya!"

Kedua, trek malem itu akan kami lakukan lagi di kuliah lapangan matkul Ekologi (khususnya Ekologi Umum untuk prodi pendidikan). Di kulap Ek-um itu, nantinya kami akan mengamati hewan nocturnal (dengan kata lain apaaaa? dilakukan di malam hari!), membuka jalur ke hutan dan membawa... ransel 60 liter juga! Sudah ketebak, kan, apa gunanya oricula ini?

Ketiga, saat kami oricula, mungkin kami masih terus didampingi, diingatkan, diteriaki, disemangati dan diurusi oleh para panitia. Tapi nanti ketika kuliah lapangan yang asli? Siapa yang mau masak? Siapa yang mau bantuin bikin tenda? Siapa yang mau bantuin buka jalur selain dosen dan asprak yang ikut? Gak ada! Pure, hanya kami sendiri yang bakal ngurus diri kami.
Mungkin ketika oricula dan kami melakukan kesalahan, hanya push-up yang kami dapatkan sebagai hukuman. Tapi ketika kulap yang sebenarnya, para dosen gak segan-segan ngasih nilai E untuk kesalahan yang kita lakukan! Naudzubillahimindzalik yaaa *kaya apaan aja*

Keempat, ngapain sih kami ditenggelemin di sungai sama senior Biocita? Tak lain tak bukan adalah karena nanti pun ketika kulap, kami akan masuk ke sungai untuk ngambil sampel/spesimen yang dibutuhkan. Latihan dong, dari sekarang! Selain itu, dengan bikin badan kami basah sekalian, justru akan bikin rasa dingin hilang dari tubuh. Ini, namanya penyesuaian suhu tubuh, gitu kata senior Biocita -_-

Hal yang sangat saya syukuri dari kegiatan oricula kemarin adalah, ketepatan saya memilih sepatu. Sepatu lapangan, yang ada cakram di bagian alasnya. Sepatu ini bikin kaki saya gak licin walau jalan di trek yang agak curam. Yang agak bikin saya meringis adalah, ujungnya yang terbuat dari besi dan agak tajam waktu kena ke pangkal jari saya (terutama kalau saya lagi ngerem di turunan).
Hal paling parah adalah ketika trek malem. Kaget karena gak nyangka akan langsung trekking malem itu juga, di tengah hujan dan tiga jam nonstop dalam kondisi kehausan, keingetan rumah terus (Mamaaaa pengen pulaaaaang aku gamau kaya ginian lagi! Gamau! *ababil*), dan mata saya ngantuk berat! Setiap berhenti sebentar aja, saya langsung bungkukin badan kaya lagi rukuk, posisi paling nikmat untuk istirahat dengan beban berat di punggung. Dan seketika itu juga, mata saya merem-melek nahan ngantuk, gak jarang saya jalan sambil setengah merem. Saya sempet juga berhalusinasi, berasa ngeliat tenda di kejauhan, padahal pohon! Malem yang gelap, hujan dan kondisi ngantuk bikin penglihatan saya kacau!

See?
Jurusan mana lagi sih, yang kegiatan kuliahnya udah kaya anak-anak pecinta alam gini? Gak ada! Makanya hanya jurusan kami di fakultas saya yang diperbolehkan untuk melakukan camping di alam bebas, karena kegiatan ini sangat penting untuk kegiatan kuliah lapangan nanti.
Kalau anak mahacita, mungkin mereka emang punya passion untuk menjelajah alam, gak peduli beratnya hal itu. Kalau anak Biologi? Suka gak suka, kuat gak kuat, bisa gak bisa, harus mau keluar-masuk hutan, naik-turun gunung, berenang-renang di sungai dan laut demi ilmu yang bakal kami dapetin! Gak jarang, untuk ngamatin spesimen anak Biologi harus diving, rappeling, dan melakukan kegiatan membahayakan lainnya. Ini semua kami lakukan semata-mata demi ilmu pengetahuan! *srooot, sedot ingus, terharu*

Soooo, masih ada anggapan anak Biologi itu... hanya jago ngehapal, 'menye-menye', anak mami dan gak tangguh? Masuk deh ke jurusan Biologi! Mariiii :)

Kamis, 22 September 2011

SUPER WEEK!!

Weiss gaya amat judulnya, ahahahaha.. Super Week apaan... Super WEAK sih iya...

Eh, lupa ngasih salam *halah*

Hai readers, hai folks *lambai*
setelah lama gak bisa posting karena sibuk (sok) akhirnyaaaaaaaa aku bisa posting lagi..
but, really, minggu kemarin itu sibuk banget.. jangankan untuk posting, buat baca buku bacaan aja rasanya males, dan BAHKAN untuk buka laptop aja males..
Can u imagine that? Seorang inyo males buka laptop? Even for twitter, tumblr and kind of things like that, seriously? yes, i really am serious..

Kok bisa gitu? Tugaskah yang jadi penyebabnya?!

Yap! Ini semua karena tugas yang amit-amit resenya..
you know, it's kinda 3 months ago since i did my last homeworks and things like that.. cukup males juga liat tugas yang kembali 'nambru' gitu hahahaha...
ada perubahan dari biasanya banyak pr matematika *mr. Ginting yeah* sekarang aku dapet pr FISIKA (which is the lesson that i HATE iiiimankeuuum *sambil buka tangan segede gaban*) dan PR-nya... you could say i'm stupid in physics..
but let us think, what else could make me more stupid than doing my physics? the answer is.. doing my physics in ENGLISH!
yup! dosennya ngasih soal dari buku conceptual physics yang notabene berbahasa inggris *keprok*
bukannya gimana yah, tapi... desperate udah dari awal tuh... hahaha..

ditambah penyakitku menunda-nunda kerjaan yang akhirnya membawa tugas hari Senin itu untuk dikerjain di MINGGU MALAM, one day before i had to collect them, and to make it worse, hari Sabtu dan Minggunya itu aku ada di kampus dari jam setengah tujuh pagi sampai jam setengah enam sore untuk... (silahkan tebak):
a. bersenang-senang bersama Dora the Explorer
b. main monopoli sama Dosen
c. joging di seantero UPI

JAWAB: gak ada yang bener! Karena aku di kampus untuk OSPEK JURUSAN!!!
okay, you can say that isn't the real OSJUR but over all, i feel the same feeling at the end... CAPEK!
tugas bikin ini-itu nya itu bikin *kalimat rancu* aku kelabakan..
skip that! i don't even want to remember thoose memories anymore *tutup buku*

jadilah karena kesalahanku itu, aku baru ngerjain pr fisika 12 nomer berbahasa inggris itu pada Minggu malam, jam 8 sampe jam 11, dibantuin kakak laki-lakiku, dan besoknya aku harus berangkat pagi untuk kuliah Biologi Umum jam 7.. *keprok*

untung tugasnya dikumpulin besoknya.. kalau enggak sia-sia kali aku ngerjain sampe tengklek gitu huhuhuhu...

jadi teringat minggu lalu..
bangun telat, heboh ke kampus, jalan gak nyante di sepanjang gerlong, lari-lari di gg. Dharmawinata, lari-lari (again) naek tangga menuju lantai 4 karena udah telat (begonya terlalu merasa kalau lift itu buang2 waktu karena pasti ngantri, SOK banget deh gue), and... when i finally reached the class-door, dosennya belum dateng..
Kirain emang belum dateng, gak taunya, EMANG GAK DATENG!!! *banting kursi, banting meja*
WHAT THE H*** is GOING ON???!!!!
Semesta gak mendukungku... huhuhu T_T

Di saat minggu ini aku udah bikin janji dalem hati untuk langsung ngerjain tugas di hari tugas itu dikasih, ternyata malah gak ada tugas...
Alhamdulillah, sih.. Cuma sebenernya ini adalah bentuk cobaan yang lebih berat karena dalam bentuk kesenangan. Okay, Allah mau nyoba aku, apakah aku bisa istiqomah dengan janjiku ini setelah santai-santaian seminggu tanpa tugas?